BicaraNya


Kita sering berbicara

Berbicara sesama kita

Kita sesama kita

Hamba sesama hamba

Bicara yang kadang2 tidak membawa apa2 makna

Kosong

Tiada manfaat untuk sesiapa

Kadang2 membawa kita jauh dariNya

Nauzubillah..

Kita sering berbicara sesama kita

Tetapi kita lupa akan bicara denganNya

Bicara yang membawa kita dekat denganNya

Bicara yang menenangkan jiwa

Bicara yang bukan sekadar kata2

Tetapi bicara yang menusuk jiwa

Tapi..

Kita semua lupa akan bicaraNya

Tiada masa untuk berbicara denganNya

Alasan kita semata2

Sedangkan masa yang diberikan adalah sama

Jamnya sama

Begitu juga minit dan saatnya

Tiada yang lebih

Tiada yang kurang

Sebenarnya semuanya atas kehendak kita

Mahu atau tidak

Berbicara atau mendengar bicaraNya

Tidak mahukah kita berbicara denganNya?

Dan mendengar bicaraNya

Sebagai halwa telinga

Sebagai penyejuk mata sewaktu membacanya

Sebagai penenang jiwa sewaktu menghayatinya

Sebagai teman sepanjang masa

Malulah kita sebagai hambanya

Yang tidak mahu berbicara bicaraNya

Dan tidak mahu mendengar bicaraNya

Kadang2

Kita hanya berbicara denganNya

Disaat kita memerlukanNya

Disaat ujian tiba

Disaat musim peperiksaan bakal menjelang

Disaat dilanda bencana

Itulah masa kita ingat akanNya

Tetapi..

Dia tidak pernah lupakan kita

BicaraNya kekal sampai bila2

Farid Wajdi, Newcastle

Related Posts with Thumbnails
http://www.ismaeropah.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/google_48.png http://www.ismaeropah.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/myspace_48.png http://www.ismaeropah.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/facebook_48.png http://www.ismaeropah.com/wp-content/plugins/sociofluid/images/twitter_48.png

Comments

Powered by Facebook Comments

Leave a Comment